Kamis, 15 November 2012

Hijrah itu perubahan


Alhamdulillah pagi ini dapat berolahraga diluar ruangan, karena cuaca yang begitu bersahabat, yang biasanya pagi-pagi udah diguyur hujan, tapi pagi ini begitu hangat, cerah dan udaranya yang segar dikarenakan tidak ada kendaraan yang berlalulalang pagi ini,,,yach ini dikarenakan hari ini hari libur nasional menyambut 1 Muharram 1434 H.

Tahun baru Islam 1434 hijriah jatuh tepat pada hari ini tanggal 15 september 2012 M, Memang kita bisa merasakan bedanya peristiwa penyambutan tahun baru Masehi dan tahun baru Islam (Hijriah). Tahun baru Islam disambut biasa-biasa saja, jauh dari suasana meriah, tidak seperti tahun baru Masehi yang disambut meriah termasuk oleh masyarakat muslim sendiri. Penyambutan tahun baru masehi  dimeriahkan pesta kembang api, terompet hingga pesta pora hingga larut menunggu pergantian malam.

Sebagai titik awal perkembangan Islam, seharusnya umat Islam menyambut tahun baru Islam ini dengan semarak, penuh  kesadaran sambil introspeksi, merenungkan apa yang telah dilakukan dalam kurun waktu setahun yang telah berlalu, sehingga untuk kedepannya kita bisa lebih baik lagi,,, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Alquran Surat Al-Hasyr ayat 18 :
 
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللهَ إِنَّ اللهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah.Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al-Hasyr: 18)

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, dialah orang yang beruntung, Siapa yang hari ini keadaannya sama dengan kemarin maka dia rugi, Siapa yang keadaan hari ini lebih buruk dari kemarin, maka dia celaka” (Al Hadist).

Dalam bahasa Arab, hijrah bisa diartikan sebagai pindah atau migrasi.Tafsiran hijrah disini diartikan sebagai awal perhitungan kalender Hijriyah, sehingga setiap tanggal 1 Muharam ditetapkan sebagi hari besar Islam. Jadi inti dari peringatan tahun baru Hijriah adalah pada soal perubahan, maka ada baiknya momen pergantian tahun ini kita jadikan sebagai saat saat untuk merubah menjadi lebih baik. Itulah fungsi peringatan tahun baru Islam.
  
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Alquran Surat At-Taubah ayat 20 :

لَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللَّهِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ

“Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allahdan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan” (Q.S. At-Taubah (9:20))

Bagi kita umat Islam di Indonesia, sudah tidak relevan lagi berhijrah berbondong-bondong seperti Hijrahnya Rasul, mengingat kita sudah bertempat tinggal di negeri yang aman nyaman dan tentram, di negeri yang dijamin kebebasannya untuk beragama, namun kita wajib untuk hijrah dalam makna “hijratun nafsiah” dan “hijratul amaliyah” yaitu perpindahan secara spiritual dan intelektual, perpindahan dari kekufuran kepada keimanan, dengan meningkatkan semangat dan kesungguhan dalam beribadah, perpindahan dari kebodohan kepada peningkatan ilmu, dengan mendatangi majelis-majelis ta’lim, perpindahan dari kemiskinan kepada kecukupan secara ekonomi, dengan kerja keras dan tawakal. Salah satu contoh hijrah itu adalah dengan Memakai jilbab dan tutup aurat.

Mewujud Agama Islam sebagai rahmatal lil alami adalah tugas suci bagi umat Islam, baik secara indifidual maupun secara kelompok. Tegaknya Islam dibumi nusantara ini sangat tergantung kepada ada tidaknya semangat hijrah tersebut  dari umat Islam itu sendiri. Ini sangat relevan dengan semangat Hijrah saat ini.

Kita berharap di tahun baru Hijriah ini, semangat hijrah Rasulullah SAW, tetap mengilhami jiwa kita menuju kepada keadaan yang lebih baik dalam segala bidang, sehingga predikat yang buruk yang selama ini dialamatkan kepada umat Islam akan hilang dengan sendirinya, dan pada gilirannya kita diakui sebagai  umat yang terbaik, baik agamanya, baik kepribadiannya, baik moralnya, tinggi intelektualnya dan terpuji.

Dan satu lagi yang perlu kita ketahui adalah menghindari amalan-amalan  yang tidak ada tuntunannya di dalam Islam, dan celakanya lagi amalan-amalan tersebut dilakukan oleh sebagian besar masyarakat kita,, amalan-amalan itu adalah :
1.   Do’a awal dan akhir tahun
2.   Puasa awal dan akhir tahun
3.   Memeriahkan tahun baru hijriah dengan berpesta, selengkapnya klik disini


Sekian celoteh pagi ini dan saya akhiri dengan ucapan :
 
Selamat Tahun Baru Islam
01 Muharram 1434 H

Semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini

Wassalammualaikum Wr. Wb

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungan anda,,,